Aku terpana oleh indahnya pelangi
Seperti lukisan di sudut hati
Penuh warna dan sosok idaman hati
Ungkapan hati yang tercurahkan melalui tulisan
Tak sanggup aku berkata-kata lebih
Hanya perasaan sabar yang harus ku tanam dalam jiwaku
Hidup bukanlah sebuah pilihan
Tapi sebuah perjalanan yang harus ku pilih
Penyesalan sudah taberarti lagi
hanya menambah luka di hati
Kaulah penyulam pedih dihatiku
Dengan benang penuh keegoisan
Sungguh aku tidak berdaya
Aku seakan teraniyaya
Ya tuhaaaaan.......
Berikan aku kekuatan
Agar aku sanggup menyambut hari esok
Kutengok kanan kiri ku
Mungkin itu menjadi sumber kekuatan ku
Tuesday, March 20, 2012
Sunday, March 18, 2012
Puisi Bahasa Jiwa
Hidup bukanlah sebuah pilihan
sebuah perjalanan yang harus di tempuh
Perjalanan manusia penuh dengan lika-liku
Selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu
Kegagalan kadang sangat menyakitkan kalbu
Jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu
kemudian sewajarnya kita sebagai insan
memohon kekuatan
Kegagalan bukanlah ahir dari segalanya
kegagalan adalah sebuah permulaan
mungkin itu sebuah keberhasilan yang tertunda
sekarang renung dimana diposisikan
berdoa seraya berserah pada Tuhan
Mudah-mudahan sang pencipta memberi kekuatan
Dengan ridonya apapun itu
cobalah kita juga merenung
tidak menafik akan hukuman
akan sebuah kekurangan
dosa dan nista yang telah kita perbuat
kegagalan bukan untuk disesali
Jadilah motivasi agar kita tidak gagal untuk kedua kalinya
sebuah perjalanan yang harus di tempuh
Perjalanan manusia penuh dengan lika-liku
Selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu
Kegagalan kadang sangat menyakitkan kalbu
Jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu
kemudian sewajarnya kita sebagai insan
memohon kekuatan
Kegagalan bukanlah ahir dari segalanya
kegagalan adalah sebuah permulaan
mungkin itu sebuah keberhasilan yang tertunda
sekarang renung dimana diposisikan
berdoa seraya berserah pada Tuhan
Mudah-mudahan sang pencipta memberi kekuatan
Dengan ridonya apapun itu
cobalah kita juga merenung
tidak menafik akan hukuman
akan sebuah kekurangan
dosa dan nista yang telah kita perbuat
kegagalan bukan untuk disesali
Jadilah motivasi agar kita tidak gagal untuk kedua kalinya
Monday, February 27, 2012
Puisi Hati Guddah
Maafkan aku yang memang redup...
tak pantas mengharap kemuliaan di ujung keugagalan
Apabila engkau menutup pintu dan tak memberi seberkas cahaya, tak apa
Memang begitu...
Dan kiranya aku merangkak dan berusaha merobek keupedihan
apakah nasib tidak bisa di ubah
meurangkak mencibah meungubah diri
meronta asaku ingin meungubah keupeudihan menjadi tawaaaa
Dan aku hanya memetik bunga violet dari taman depan
apakah seutiap keusalahan tidak bisa termaapkan
sungguh terasa pedih meunyayat hati
Di luar sana banyak saudagar yang sanggup mempersem bahkan villa mewah
Dan aku hanya bisa membangun gubuk di desa...
rembulan walau ia tak bertemu mentari ia tetap memberikan cahayanya
Dan rembulan dengan senang hati memantulkannya kembali demi bumi agar tidak gelap
Memang di luar sana benyak pujangga yang sanggup menuliskan ribuan sajak
dan aku hanya berusaha mencurahkan rasa
tak pantas mengharap kemuliaan di ujung keugagalan
Apabila engkau menutup pintu dan tak memberi seberkas cahaya, tak apa
Memang begitu...
Dan kiranya aku merangkak dan berusaha merobek keupedihan
apakah nasib tidak bisa di ubah
meurangkak mencibah meungubah diri
meronta asaku ingin meungubah keupeudihan menjadi tawaaaa
Dan aku hanya memetik bunga violet dari taman depan
apakah seutiap keusalahan tidak bisa termaapkan
sungguh terasa pedih meunyayat hati
Di luar sana banyak saudagar yang sanggup mempersem bahkan villa mewah
Dan aku hanya bisa membangun gubuk di desa...
rembulan walau ia tak bertemu mentari ia tetap memberikan cahayanya
Dan rembulan dengan senang hati memantulkannya kembali demi bumi agar tidak gelap
Memang di luar sana benyak pujangga yang sanggup menuliskan ribuan sajak
dan aku hanya berusaha mencurahkan rasa
Saturday, February 18, 2012
Cara Menyeleusaikan Masalah
Di ambil dari penyelesaiannya terbagi Dua,pendekatan dalam melihat suatu masalah Dalam pengalaman saya,kebetulan saya bekerja sehari-hari berinteraksi dengan banyak orang, yang berasil saya amati ada dua tipe orang dalam menghadapi masalah atau problem, baik di pekerjaan maupun kehidupan sosial. Dua tipe ini adalah reactive (bereaksi begitu masalah datang) dan receptive (mau menerima masalah).
Pendekatan Reactive Mereka yang reactive biasanya melihat suatu masalah sebagai ancaman. Entah ancaman terhadap karirnya, bisnisnya, keluarganya, dan sebagainya. Dalam kelompok ini Anda mencari solusi terhadap masalah dengan menggunakan pendekatan logis dan tradisional. Ciri-cirinya: Begitu masalah datang Anda cenderung segera mencari cara apapun untuk mengatasinya. Masalah dilihat sebagai faktor penghambat perkembangan diri.
Anda akan segera menyusun strategi untuk menghadapi masalah Karena masalah dilihat sebagai ancaman, dia akan mendominasi pikiran dan cenderung menyebabkan kecemasan dan stress. Apabila Anda bekerja di perusahaan, barangkali Anda pernah diminta untuk memimpin suatu proyek dimana Anda bertanggung jawab untuk mencapai target tertentu. Disini Anda dihadapkan dengan situasi yang membutuhkan analisa, justifikasi.
dan pemikiran logis dalan menghadapi tantangan atau masalah yang muncul. Anda akan berada dalam kondisi tertekan untuk memenuhi deadline. Bisa ditebak, Anda akan cenderung menggunakan pendekatan reaktif dalam menyelesaikan persoalan. Pendekatan Receptive Pendekatan ini biasanya dipraktekkan oleh mereka yang sudah menyadari bahwa masalah bukanlah ancaman tetapi justru konsekuensi yang timbul dari suatu kondisi,dan yakinlah bahwa kita pasti akan ada yang mebolong.
dan yang pernah saya alama problem yang kita hadapi terasa berat bagi yang mengalaminya,dan saya memberi solusi yang perlu anda ingat,anggaplah masalah seuberat apapu anggaplah gampang di mata anda,dan yakin bahwa seugala masalah pasti ada penyelesaiannya,kalowlah anda mengalami keugagalan itu bukan ahir dari segalanya anggaplah itu seubuah keuberhasilan yang tertunda.
Pendekatan Reactive Mereka yang reactive biasanya melihat suatu masalah sebagai ancaman. Entah ancaman terhadap karirnya, bisnisnya, keluarganya, dan sebagainya. Dalam kelompok ini Anda mencari solusi terhadap masalah dengan menggunakan pendekatan logis dan tradisional. Ciri-cirinya: Begitu masalah datang Anda cenderung segera mencari cara apapun untuk mengatasinya. Masalah dilihat sebagai faktor penghambat perkembangan diri.
Anda akan segera menyusun strategi untuk menghadapi masalah Karena masalah dilihat sebagai ancaman, dia akan mendominasi pikiran dan cenderung menyebabkan kecemasan dan stress. Apabila Anda bekerja di perusahaan, barangkali Anda pernah diminta untuk memimpin suatu proyek dimana Anda bertanggung jawab untuk mencapai target tertentu. Disini Anda dihadapkan dengan situasi yang membutuhkan analisa, justifikasi.
dan pemikiran logis dalan menghadapi tantangan atau masalah yang muncul. Anda akan berada dalam kondisi tertekan untuk memenuhi deadline. Bisa ditebak, Anda akan cenderung menggunakan pendekatan reaktif dalam menyelesaikan persoalan. Pendekatan Receptive Pendekatan ini biasanya dipraktekkan oleh mereka yang sudah menyadari bahwa masalah bukanlah ancaman tetapi justru konsekuensi yang timbul dari suatu kondisi,dan yakinlah bahwa kita pasti akan ada yang mebolong.
dan yang pernah saya alama problem yang kita hadapi terasa berat bagi yang mengalaminya,dan saya memberi solusi yang perlu anda ingat,anggaplah masalah seuberat apapu anggaplah gampang di mata anda,dan yakin bahwa seugala masalah pasti ada penyelesaiannya,kalowlah anda mengalami keugagalan itu bukan ahir dari segalanya anggaplah itu seubuah keuberhasilan yang tertunda.
Wednesday, February 1, 2012
Mengenal Karakter Anak Usia Dini
Ada peupatah buah tak jatuh jauh dari pohonnya. Agaknya peribahasa ini banyak dikaitkan dengan karakter anak yang seringkali mirip dengan orangtuanya.menurut peungamat psikolog perkembangan karakter anak yang dibawa sejak lahir merupakan turunan genetik dari keluarganya. “Karakter anak biasanya hasil menjiplak dari kedua orangtuanya,” katanya. Misalnya, ayah atau ibu termasuk pendiam maka ada kecenderungan anak mewarisi karakter yang sama. Namun, sambung Rahmi, terdapat pula penggolongan berdasarkan karakter bayi yaitu anak yang digolongkan anak mudah (easy child), slow to warm child, dan anak sulit (difficult child).
Keubetulan saya mempunyai anak pendiam,memeng saya sadari suami saya termasuk peundiam juga,Ketiga karakter tersebut merupakan karakter dasar (basic character)
pokonya kita seubagai orang tua sangat beurperan peunting di dalam meumbetuk karakter anak kita,tergantung kita dapat meunanggapinya dan menyalurkannya.
anak usia dini merupakan pribadi unik yang mampu menarik perhatian orang dewasa. Bahkan tingkah polah mereka mampu membuat para orang tua terhibur karenanya. Dalam kehidupan sehari-hari berbagai tingkat usia anak dapat kita amati.
Keubetulan saya mempunyai anak pendiam,memeng saya sadari suami saya termasuk peundiam juga,Ketiga karakter tersebut merupakan karakter dasar (basic character)
pokonya kita seubagai orang tua sangat beurperan peunting di dalam meumbetuk karakter anak kita,tergantung kita dapat meunanggapinya dan menyalurkannya.
anak usia dini merupakan pribadi unik yang mampu menarik perhatian orang dewasa. Bahkan tingkah polah mereka mampu membuat para orang tua terhibur karenanya. Dalam kehidupan sehari-hari berbagai tingkat usia anak dapat kita amati.
Monday, January 30, 2012
Usia Anak 6 Taun
Usia anak 6 taun merupakan masa anak suka melempar2 barang,Anak susah konsentrasi dan tidak merasa takut,Anak susah konsentrasi dan tidak merasa takut,di usia 6 taun sangat butuh perhatian teurutama dukungan dari ibu.
Di usia 6 taun juga bisa merupakan masa Belajar Membaca Sejak Usia Dini
Bagaimana belajar membaca sebelum masuk Sekolah Dasar (SD) bisa mempengaruhi prestasi membaca anak di masa depannya bagi si anak.
Anak yang bisa membaca sejak dini ternyata senantiasa bisa mengungguli kemampuan membaca anak yang terlambat, hingga ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kemampuan membaca sejak dini ternyata tidak berhubungan dengan IQ anak, namun sangat berhubungan dengan suasana rumah dan keluarganya. Anak-anak yang bisa membaca sejak dini ternyata muncul dari keluarga yang memiliki perhatian dan usaha ekstra dalam membantu mereka belajar membaca.
Kemampuan membaca sejak dini juga tidak berhubungan dengan kondisi sosial-ekonomi.keluarga,Anak-anak yang bisa membaca sejak dini ternyata memiliki orang tua yang mau menyempatkan waktu untuk kegiatan membaca bersama anaknya,sedikit menyita waktu tapi sangat bermangpaat bagi anak,dan memang meunyediakan waktu bagi ibu yang sibuk susah,walaupun latar belakang sosial-ekonomi mereka berbeda-beda.
anak-anak yang mulai belajar membaca sejak usia 3-4 tahun ternyata selalu mengungguli anak-anak lainnya yang mulai belajar membaca sejak usia 5-6 tahun.
Di usia 6 taun juga bisa merupakan masa Belajar Membaca Sejak Usia Dini
Bagaimana belajar membaca sebelum masuk Sekolah Dasar (SD) bisa mempengaruhi prestasi membaca anak di masa depannya bagi si anak.
Anak yang bisa membaca sejak dini ternyata senantiasa bisa mengungguli kemampuan membaca anak yang terlambat, hingga ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kemampuan membaca sejak dini ternyata tidak berhubungan dengan IQ anak, namun sangat berhubungan dengan suasana rumah dan keluarganya. Anak-anak yang bisa membaca sejak dini ternyata muncul dari keluarga yang memiliki perhatian dan usaha ekstra dalam membantu mereka belajar membaca.
Kemampuan membaca sejak dini juga tidak berhubungan dengan kondisi sosial-ekonomi.keluarga,Anak-anak yang bisa membaca sejak dini ternyata memiliki orang tua yang mau menyempatkan waktu untuk kegiatan membaca bersama anaknya,sedikit menyita waktu tapi sangat bermangpaat bagi anak,dan memang meunyediakan waktu bagi ibu yang sibuk susah,walaupun latar belakang sosial-ekonomi mereka berbeda-beda.
anak-anak yang mulai belajar membaca sejak usia 3-4 tahun ternyata selalu mengungguli anak-anak lainnya yang mulai belajar membaca sejak usia 5-6 tahun.
Tuesday, January 24, 2012
Proses Meulahirkan Anak
Keubetulan saya pernah mengalami melahirkan sampai 6 kali,dari pengalaman yang saya alami setiap anak membawa pengaruh setiap keulahirannya,contonya dari pengalaman saya anak pertama seuwaktu meunghadapi masa menjelang melahirkan tidak ada rasa waswas mungkin waktu itu saya beulum pernah mengalami meulahirkan,teutapi seteulah itu anak keu dua sampai keu eunam rasa waswas dan takut terjadi apa-apa.
Proses melahirnyapun beurbeda-beda ada yang lancar ada yang meunghadapi masalah,untuk menghilangkan rasa takut hanya berseurah diri keupada tuhan dan beurusaha seumaksimal mungkin,memang saya akui mpeungorbanan seuorang ibu bukan gampang.
Seuwaktu hamil sangat di butuh dukungan keuluarga teurutama suami,dan jangan lupa untuk peurgi keu keuteunaga medis untuk meuriksa keuhamilan,dukungan mental atou pisik sangat di butuhkan.
Anak saya yang keudua bayinya prematur,mungkin waktu itu saya sakit-sakitan dan makan masuknya susah seukali seuhingga anak saya lahirnya prematur.
Proses melahirnyapun beurbeda-beda ada yang lancar ada yang meunghadapi masalah,untuk menghilangkan rasa takut hanya berseurah diri keupada tuhan dan beurusaha seumaksimal mungkin,memang saya akui mpeungorbanan seuorang ibu bukan gampang.
Seuwaktu hamil sangat di butuh dukungan keuluarga teurutama suami,dan jangan lupa untuk peurgi keu keuteunaga medis untuk meuriksa keuhamilan,dukungan mental atou pisik sangat di butuhkan.
Anak saya yang keudua bayinya prematur,mungkin waktu itu saya sakit-sakitan dan makan masuknya susah seukali seuhingga anak saya lahirnya prematur.
Subscribe to:
Posts (Atom)